Pertarungan ‘Rasa’ – Apple iOS 5 vs Android ICS vs Windows Phone Mango

 

Apple, seperti sudah diprediksi, tahun 2011 lalu mengeluarkan versi terbaru OS-nya yaitu iOS 5. Ada banyak detail perubahan yang menggembirakan dari versi sebelumnya, salah satunya adalah Notification Center. Dengan sistem pull-down menu, di iOS 5 notifikasi adanya panggilan masuk, SMS, email dan push notification lainnya terasa jauh lebih rapih dan efisien jika dibandingkan versi sebelumnya. Satu lagi pembaharuan yang menarik adalah, jika sebelumnya semua pengaturan, pengaktifan, atau update OS hanya dapat dilakukan melalui ponsel yang terhubung ke PC/Mac maka iOS 5 kini membuat para penggunanya lebih ‘merdeka’, karena dengan iCloud ponsel dapat langsung diaktifkan tanpa melalui PC/Mac. Fitur iCloud juga dapat melakukan sinkronisasi data dengan PC atau perangkat Apple lainnya. Fitur sinkronisasi melalui jaringan WiFi pun kini tersedia pada iOS 5. Selain itu pada iOS 5 juga kini terdapat fitur Keyboard Shortcut.

Android, menjelang akhir tahun juga mengeluarkan varian ‘rasa’ terbarunya – Ice Cream Sandwich (ICS) bersamaan dengan kemunculan ponsel yang sangat ditunggu-tunggu di tahun 2011 – Galaxy Nexus. Kita tidak akan meninjau lebih jauh dari sisi ponselnya tapi kita akan fokus pada pembaharuan apa saja yang disertakan pada Ice Cream Sandwich, Salah satu perubahan yang cukup signifikan dan langsung dapat dirasakan adalah antarmuka pengguna (User Interface) yang jauh lebih halus dan lebih canggih dari versi-versi sebelumnya. Kalau dulu UI dari Android terasa kaku dan kurang intuitif, sekarang Google telah memperbaiki kekurangannya tersebut, dan fakta yang cukup menarik, desainer dari ICS ini adalah Matias Duarte yang dahulu juga menjadi desainer dari WebOS, jadi tidak heran jika ada detail yang memiliki kemiripan dengan sistem WebOS, seperti pada sistem Multitasking. Pembaharuan lain dapat terlihat adalah Sistem Navigasi dan Notifikasi yang telah dikembangkan, Kamera dengan mode panorama, fitur photo editing yang terintegrasi langsung, adanya fitur baru Face Unlock yaitu fitur buka kunci menggunakan mode pengenalan wajah, dan adanya fitur Data Usage yang berguna untuk memonitor pemakaian data kita dan melakukan penghentian apabila sudah mencapai batas yang telah diatur sebelumnya.

Windows Phone, walau kemunculannya sedikit terlambat, namun WP dengan Mango-nya berhasil menyajikan ‘rasa’ yang berbeda pada persaingan OS saat ini, UI-nya yang diberi nama Metro menawarkan pengalaman yang berbeda dari OS Apple atau Android. Microsoft menciptakan konsep agar ponsel pintar dapat bekerja dengan lebih intuitif, efektif dan efisien sehingga para penggunanya menghabiskan seminimal mungkin waktu pada ponsel, Konsep Live tiles-nya (kotak-kotak yang selalu terlihat hidup dan memberikan informasi terkini) bagi sebagian orang mungkin terlihat membosankan, tapi bagi sebagian lagi adalah solusi yang sangat cerdas dan praktis. Pada versi Mango, WP membawa cukup banyak perubahan dan penambahan fitur-fitur yang menggembirakan, beberapa di antaranya adalah fitur Multitasking, Integrasi menyeluruh dengan jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter, penyempurnaan pada fitur Email dan Exchange, penambahan fitur Voice Dictation dan tentunya Microsoft juga tidak mau kalah dalam pengembangan kemampuan menjelajah dunia maya dengan menyertakan browser IE9 pada Mango.

 

Setelah sekilas melihat pembaharuan-pembaharuan yang terdapat pada masing-masing OS kini saat ‘mencicip’ dengan lebih detail ketiga rasa dari OS tersebut.

 

USER INTERFACE (Antarmuka Pengguna)

Apple iOS 5, dari sisi visual, Antarmuka Pengguna iOS 5 tidak mengalami perubahan yang berarti, tetap mengutamakan tampilan yang rapih, sederhana, fokus pada detail dan elegan.Perubahan dramatis terjadi pada sistem notifikasinya. Kalau dulu di iOS 4 notifikasi pesan, email dan aplikasi lainnya muncul terpisah sebagai pop-up yang sangat mengganggu, kini Apple telah mengubahnya menjadi notifikasi terpusat. Semua pesan, seperti SMS, informasi telepon masuk, email, twitter, Facebook, dan notifikasi push lainnya tidak lagi menginterupsi ketika Anda sedang bermain games atau memutar video. Pengguna dapat mengecek notifikasi terbaru hanya dengan menarik sisi atas layar ponsel sama seperti Android. Masing-masing jenis notifikasi juga dapat diatur agar terlihat ketika layar dikunci dan dapat diakses dengan cepat. Yang membedakannya dari sistem notifikasi Android, notifikasi di iOS 5 menampilkan lebih banyak informasi, tapi kekurangannya adalah tidak adanya pilihan untuk menghapus seluruh notifikasi seperti pada Android sehingga ketika kita mendapat notifikasi dari berbagai aplikasi kita harus menghapusnya satu persatu. Di area notifikasi ini juga Apple mulai mengimplementasikan fitur Widget, namun hanya terbatas pada widget “Weather” dan “Stock”. Salah satu fitur tambahan lainnya yang cukup berguna adalah fitur Keyboard Shortcut, yang mengijinkan pengguna untuk membuat semacam Auto Text seperti pada OS Blackberry.

Untuk keseluruhan, detail dan kelancaran dari UI iOS 5 masih tetap memuaskan. 

 

Pada versi ICS, Android benar-benar memberikan perubahan yang cukup signifikan pada Antarmuka Pengguna. Android 4.0 didesain untuk bekerja tanpa menggunakan tombol. Tidak ada lagi tombol tetap atau tombol fisik yang diperlukan seperti yang ada di versi Android sebelumnya, Home – Menu – Back. (Tapi ini bukan berarti tombol fisik yang sudah ada di ponsel-ponsel Android sebelumnya tidak dapat digunakan). Kini tombol-tombol tersebut berganti menjadi tombol-tombol fleksibel Back – Home – Multitasking/Recent Apps yang bisa hilang, Fitur multitasking pada ICS adalah yang paling menarik, kalau dulu untuk membukanya kita harus menekan dan menahan tombol home, sekarang telah memiliki tombol tersendiri, dan kini tampilan sistem multitaskingnya diperbaharui dengan mengadopsi sistem seperti WebOS–bergulir dari atas ke bawah ketika dibuka dan bukan hanya menampilkan icon aplikasi-aplikasi yang telah dibuka tapi kini menampilkan screenshot dari aplikasi tersebut, jika kita ingin menutup salah satu aplikasi yang ada, dengan mudah kita hanya tinggal menyapunya ke samping dengan jari kita (swipe). Sistem notifikasi pun kini menampilkan lebih banyak info dan dapat dihilangkan seluruhnya atau di-swipe juga satu-persatu seperti menutup aplikasi. Pada versi ICS kita juga dapat menciptakan folder dengan mudah di layar utama, hanya tinggal tap dan tumpuk ke icon aplikasi lain yang ingin kita gabungkan dalam sebuah folder, cara kerjanya sama seperti iOS. Pada ICS, kini widget dapat diubah ukurannya, misalnya widget yang menampikan email, bisa direntangkan layarnya untuk menampilkan lebih dari satu email masuk. Secara keseluruhan. ICS menunjukkan bahwa Android kini mulai memperhatikan sisi estetika dan pengalaman pengguna dengan membenahi kekurangan-kekurangannya.

Jika sebelumnya Anda adalah pengguna WP 7.0 ketika memperbaharuinya ke WP 7.5 (Mango), Anda mungkin tidak melihat perubahan apa-apa dari segi visual. Tapi sebenarnya ada banyak perubahan yang cukup menarik, terutama fungsi Live tiles yang kini lebih ‘hidup’. Tidak hanya aplikasi bawaan saja yang dapat melakukan update secara live tapi aplikasi pihak ketiga pun kini dapat memanfaatkan fitur ini. Windows Phone Mango masih terdiri dari 2 layar utama yaitu: “Start Screen” yang terdiri dari dua kolom live tiles yang dapat ditambah, dihapus atau diatur susunannya, satu layar lagi yang berisi pengaturan dan daftar lengkap aplikasi yang kita miliki. Live Tiles pada Mango adalah kotak-kotak hidup yang terhubung dengan aplikasi-aplikasi, fitur-fitur atau Hub. Secara keseluruhan UI Windows Phone Mango sangat sederhana, cantik dan responsif. Konsep dibalik kesederhanaannya adalah memfokuskan ponsel agar memberikan informasi secara lebih efisien.

*Hub adalah sekumpulan fitur terorganisir yang berisi konten offline dan konten online. Contohnya adalah People Hub dimana daftar kontak yang kita miliki terhubung dengan jejaring sosial seperti Facebook atau Twitter, Pictures Hub yang menampilkan gambar-gambar hasil kamera ponsel dan gambar-gambar yang ada di album Facebook

 

Kesimpulannya : UI Apple iOS 5 merupakan pilihan absolut bagi mereka yang menyukai detail, kemudahan dalam pengoperasian dan tidak keberatan dengan tampilan yang tidak dapat dirubah. Sementara UI Android ICS, kini terasa jauh lebih cantik, lebih menyenangkan dan lebih halus dijalankan karena adanya fitur swipe untuk menghapus notifikasi atau menutup aplikasi, walau mungkin memang bagi para pengguna awam akan butuh sedikit waktu untuk menyesuaikan dengan interface-nya. Lain lagi dengan WP Mango walau saat ini WP masih memerlukan banyak perbaikan dan pengembangan namun WP adalah alternatif OS yang sangat unik dan menawarkan hal yang berbeda — simpel dan informatif. Berbicara mengenai UI, hal ini benar-benar kembali pada pilihan pribadi. Karena itu …

Pemenang ‘Rasa’ UI Terbaik  : Apple iOS 5, Android Ice Cream Sandwich dan WP Mango.

User Interface berhubungan erat dengan User Experience dan ini adalah hal yang sangat subjektif. Jadi kategori ini dimenangkan oleh ketiganya. 

 
 

PENGELOLAAN PESAN 

 

Salah satu pembaharuan yang dibawa Apple pada iOS 5 adalah fitur iMessage yang terintegrasi dengan sistem SMS/MMS. Ketika kita akan mengirim pesan ke sebuah kontak, maka dengan cerdas sistem akan mencari tahu apakah kontak tersebut juga memiliki fitur iMessage atau tidak, Jika ya, maka pesan yang terkirim tidak akan melalui SMS melainkan iMessage dan bubble hijau pada pesan akan berubah menjadi biru menandakan bahwa itu adalah pesan iMessage. 

Tidak ada hal yang baru pada sistem pesan teks di Android ICS. Masih berupa thread, namun tidak ada integrasi dengan sistem pesan lainnya.

Pengelolaan pesan pada Mango bisa jadi adalah yang paling menarik, tidak lain karena integrasinya dengan Facebook Chat dan Windows Live. Jadi jika anda sedang mengirimkan pesan SMS kepada teman anda, lalu kemudian FB Chat-nya online, tanpa harus meninggalkan layar yang sama anda dapat memilih melanjutkan percakapan dengan mengganti platform ke FB Chat.

Ketiga OS memiliki fitur “voice recognition” sehingga dapat memberi perintah untuk mengirim pesan hanya dengan suara. Tapi tentu saja, bahasa untuk “voice recognition” ini masih fokus untuk bahasa Inggris saja.

Kesimpulan : Dalam hal pengiriman pesan teks, ketiga platform dapat melakukan tugasnya dengan baik-mengirim SMS/MMS. Semuanya tergantung mana yang menurut kita lebih nyaman digunakan. Tapi mungkin akan cukup menarik jika sistem pesan ICS terintegrasi dengan Gtalk, sehingga ketika kita akan mengirim SMS, kita bisa memiliki pilihan untuk mengirimkannya melalui Gtalk. Langkah Apple mengintegrasi pesan dengan iMessage nampak tidak memiliki pengaruh yang signifikan, karena iMessage hanya dapat menjangkau sesama pengguna Apple. Sementara WP, pada kategori ini cukup inovatif karena mengintegrasi sistem pesannya dengan Facebook Chat dan Windows Live Chat, walaupun tentunya akan jauh lebih baik jika pilihan integrasinya bisa lebih bervariasi, mungkin dengan menambahkan Yahoo Messenger atau Gtalk.

Pemenang Rasa ‘Pengelolaan Pesan’ Terbaik : Windows Phone Mango, 

Hal ini karena adanya pilihan integrasi dengan pihak ketiga yaitu Facebook. Walau ini bersifat subjektif karena tidak semua orang menggunakan FB Chat, tapi WP patut diberi penghargaan untuk inovasinya.

 

APLIKASI

 

Untuk kategori ini Apple memimpin dengan 500,000+ aplikasi diikuti dengan Android yang telah mencapai 400,000+ aplikasi, Sementara Windows Phone masih jauh tertinggal dengan 50,000+ aplikasi.

Kesimpulan : Jumlah mungkin tidak selalu sebanding dengan kualitas, namun khusus untuk kategori ini, Apple memang membuktikan bahwa pilihan aplikasi-aplikasi berkualitas lebih banyak ditemui di App Store mereka, walau pengguna Android pun saat ini tidak kekurangan dalam memilih aplikasi, Android masih sedikit tertinggal dalam hal kualitas.

Pemenang ‘Rasa’ Aplikasi Terbaik : Apple iOS 5

 

KUSTOMASI

 

Pada iOS 5 sama seperti pada versi sebelumnya perubahan yang dapat dilakukan hanya sebatas setting, mengubah susunan aplikasi, menciptakan folder atau mengganti wallpaper. Sementara pada Windows Phone Mango perubahan yang dapat kita lakukan adalah mengganti themes, mengganti susunan “Live Tiles“, menciptakan tiles-tiles yang sesuai dengan kebutuhan kita seperti misalnya menciptakan Groups, folder spesifik dari sebuah email atau mungkin playlist lagu yang kita sukai. Android ICS, untuk masalah kustomisasi adalah keahliannya, semua kustomisasi yang dapat dilakukan oleh OS lain dapat dilakukan di Android ICS, bahkan banyak kustomisasi yang tidak dapat dilakukan di OS lain, contohnya kita dapat mengubah besar widget atau mengganti keyboard.

Kesimpulan : Salah satu kelebihan Apple adalah kesederhanaannya, semakin sedikit pengaturan semakin mudah bagi pengguna, tapi tidak semua menyukai hal ini. Windows Phone dan Android mungkin tampak membingungkan dengan segala pengaturannya, tapi pengguna yang menyukai kustomisasi hanya butuh sedikit waktu lebih banyak untuk mempelajarinya.

Pemenang ‘Rasa’ Kustomisasi Terbaik : Android Ice Cream Sandwich

 

EMAIL

 

Aplikasi email pada Android ICS terpisah menjadi aplikasi Gmail dan aplikasi untuk email selain Gmail. Aplikasi Gmail kini dapat menampilkan email HTML dengan baik, namun sayangnya kita tidak dapat melakukan pinch to zoom pada gambar di email. Yang cukup menarik di ICS kita dapat menggunakan widget agar email yang baru tiba dapat langsung terlihat di layar utama. IOS 5 yang terkenal dengan pengaturan email yang sangat mudah, kini juga mendukung tampilan email HTML, melakukan pinch to zoom pada gambar, Universal Inbox pun tersedia. Selain itu pada versi ini pengguna juga dapat melakukan formating sederhana seperti bold, italic, underline dan indent.
Mango pada WP juga memberikan pembaharuan yang cukup baik, kini semua email tertampil dalam bentuk threaded dan kita dapat menciptakan “Live tiles” untuk masing-masing email atau folder serta Hub untuk beberapa email yang digabung,

Kesimpulan : Tidak mengherankan jika dukungan aplikasi khusus Gmail pada Android ICS adalah yang terbaik dibandingkan OS lain, widget
email yang disertakan juga sangat membantu. Sementara pembaharuan yang dibawa oleh Mango benar-benar lompatan yang sangat baik dari versi sebelumnya yang jauh tertinggal dari OS-OS lain. Namun harus diakui untuk kelengkapan fitur dalam ber-email, serta rendering HTMLnya, Apple iOS 5 melakukannya sedikit lebih baik dari OS lain.

 

Pemenang ‘Rasa’ Email Terbaik : Apple iOS 5 

 

PETA DAN NAVIGASI

 

Android ICS memiliki Google Maps dan navigasi arah, begitu juga dengan Windows Phone Mango yang memiliki Bing Maps yang juga disertai navigasi arah. Sementara untuk Apple iOS 5 kita masih harus mengandalkan pihak aplikasi ke-tiga yang berbayar untuk mendapatkan navigasi arah.

Kesimpulan : Walau Windows Phone dan Android sama-sama memberikan fitur peta dan navigasi arah secara gratis namun Google Maps dalam hal kualitas terbukti lebih baik dari Bing Maps.

Pemenang ‘Rasa’ Peta dan Navigasi Terbaik : Android Ice Cream Sandwich

 

PENGELOLAAN DOKUMEN

Android ICS memiliki Google Docs sebagai fitur gratis untuk mengelola dokumen dan menyimpannya pada cloud system. Namun penggunaannya masih sangat terbatas. sehingga kita masih harus menggunakan aplikasi dari pihak ke-tiga untuk fungsi yang lebih rumit. Apple iOS 5 memiliki iWork yang bekerja sangat baik untuk pengelolaan data, namun sayangnya aplikasi ini adalah aplikasi berbayar. Sementara pada Mango, untuk pengelolaan data ada Microsoft Office Mobile yang kini juga terintegrasi dengan SkyDrive. Selain dokumen kita juga sekarang dapat membuka Ms. Office OneNote dan melakukan sinkronisasi. 

Kesimpulan : Dukungan kuat Microsoft Office pada kategori ini tidak terelakan. Jika OS lain setidaknya perlu membayar untuk aplikasi kelola data yang baik, maka WP memberikannya secara cuma-cuma dengan bonus sinkronisasi data di PC anda.

 

 

Pemenang ‘Rasa’ Pengelolaan Dokumen Terbaik : Windows Phone Mango

 

 

KEYBOARD

 

Untuk tingkat akurasi Windows Phone Mango memiliki keyboard yang cukup baik, tidak ada masalah dalam penggunaannya. Sementara Apple sejak dulu memiliki keyboard dengan akurasi yang tinggi dan di iOS 5 saat ini pun dilengkapi dengan fitur Keyboard Shortcut (Auto Text) yang sangat disukai oleh banyak pengguna Blackberry. Keyboard pada Android juga bekerja dengan sangat baik, Mengenai keyboard, pengguna Android adalah yang paling banyak memiliki pilihan, karena jika kita tidak menyukai keyboard bawaan, kita bisa menggunakan aplikasi dari pihak ke-3 seperti Swype, Slide-it (keyboard dengan sistem geser bukan tap) atau Swift-X (keyboard yang dapat belajar memprediksi apa yang akan kita tulis selanjutnya).

Kesimpulan : Keyboard adalah fitur yang esensial bagi kita, dan Android dengan pilihan keyboardnya menjawab kebutuhan yang berbeda-beda dari masing-masing pengguna,

Pemenang ‘Rasa’ Keyboard Terbaik : Android Ice Cream Sandwich

PENGELOLAAN KONTAK

 

Fitur People pada Android ICS kini terintegrasi dengan media sosial seperti Twitter dan Gtalk namun sayang di ICS kali ini tidak ada integrasi dengan Facebook. Penataan kontak sekarang juga terlihat lebih rapih, tiap kontak memiliki 2 layar, layar pertama menunjukkan semua informasi serta layar kedua menunjukkan update status mereka. Pada menu utama kontak sekarang terdapat tab Favorite yang merupakan kumpulan kontak yang telah kita pilih. Tab ini terdiri dari thumbnail foto-foto kontak tersebut beserta status chat mereka (jika kontaknya di-link dengan Gtalk). Kita juga dapat mengelompokkan kontak pada layar utama dan memberikan pilihan apakah grup kontak tersebut terhubung dengan SMS atau panggilan telepon. WP Mango juga memiliki fitur People Hub yang terintegrasi dengan lebih banyak jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan LinkedIn. Kita juga dapat membuat Groups di sini kita dapat mengelompokkan kontak berdasarkan kategori dan membuat Live Tiles tersendiri. Kita dapat melakukan pengiriman pesan terhadap seluruh anggota kontak atau melihat update jejaring sosial mereka pada satu tempat. Untuk iOS 5 fitur kontak adalah yang paling sederhana dari antara sistem operasi lain dan tidak membawa perubahan yang berarti.

Pemenang ‘Rasa’ Pengelolaan Kontak Terbaik : Windows Phone Mango dan Android Ice Cream Sandwich.

 

CLOUD SYSTEM

Salah satu fitur pada Apple iOS 5 yang membawa perubahan cukup banyak adalah iCloud. Dengan kapasitas 5GB pengguna fitur iCloud dapat melakukan back-up data dan sinkronisasi dengan perangkat Apple lainnya seperti iPad, iPod dan Mac. Walau sayang untuk jenis dokumen, fitur back-up dan sinkronisasi hanya berlaku jika kita menciptakan file menggunakan iWork. Windows Phone pada versi Mango ini juga mengintegrasi Skydrive ke dalam sistemnya. SkyDrive sebenarnya memberikan kapasitas 25 GB gratis untuk penyimpanan, namun hanya 5 GB dari SkyDrive yang dapat digunakan untuk melakukan sinkronisasi. Android sejak awal kemunculannya sangat erat dengan cloud system. Pengaturan, kontak, kalender, Google Docs dan bookmark website dengan otomatis dapat tersinkronisasi, namun sayangnya hingga versi ICS belum ada back-up data secara keseluruhan. walau tentunya kita masih dapat melakukan back-up files dengan bantuan aplikasi pihak ke-tiga seperti dropbox atau box.net.

Pemenang ‘Rasa’ Cloud System Terbaik : Windows Phone Mango dan Apple iOS 5 

 

BROWSING

 

Browser adalah salah satu update paling signifikan yang dibawa oleh Mango, dengan menyertakan IE9 ke dalamnya kini web dengan Java Script dan HTML5 dapat tersaji dengan baik. Perubahan kecil yang cukup berguna adalah URL bar kini berada di bagian bawah layar, terasa lebih nyaman digunakan ketika menggunakan ponsel dengan layar besar. Safari mobile selalu memberikan kinerja yang sangat baik dalam urusan browsing, dan update iOS 5 membawa pengalaman tersebut ke tingkat yang lebih baik. Kinerja rendering Java Script dan HTML 5 terasa jauh lebih lancar dan cepat pada versi terbaru ini. Pada browser
ICS selain kinerja rendering script yang jauh lebih baik, pembaharuan kali ini juga memungkinkan kita melakukan sinkronisasi dengan Chrome pada desktop. Kita juga dapat mengaktifkan plugin Flash Player untuk mobile.

Kesimpulan : Ketiga browser pada masing-masing OS bekerja dengan sangat baik dalam mengakomodasi pengalaman berselancar di dunia maya. Namun browser pada ICS memiliki sedikit keunggulan dibanding browser pada OS lain, yaitu, adanya pilihan untuk mengaktifkan plug-in Adobe Flash Player. Walau di masa depan fitur flash pada web akan segera tergantikan dengan HTML5. Namun flash masih akan ada setidaknya untuk beberapa tahun ke depan.

 

Pemenang ‘Rasa’ Browser Terbaik : Android Ice Cream Sandwich

 

 

Epilog..

Setelah melalui berbagai kategori Pertarungan ‘Rasa’ kita tidak akan menentukan manakah sistem operasi ponsel terbaik saat ini. Karena, walau setiap kategori memiliki pemenangnya masing-masing namun itu bukanlah harga mati karena ada masih banyak hal yang tidak dapat diukur hanya dengan spesifikasi. Lagipula di tahun 2012 ketiga sistem operasi tersebut masih akan terus melakukan pengembangan dan update-update yang tentunya akan membawa teknologi smartphone ke tingkat yang baru. 

Satu hal yang patut dipertimbangkan juga. bahwa ketika kita berbicara tentang ‘Rasa’, semua sangatlah subjektif. Kelezatan dari Ice Cream Sandwich mungkin adalah pilihan dari sebagian orang saat ini, namun tidak salah jika Anda tetap memilih kerenyahan dari Apple iOS 5 yang Anda sukai semenjak dulu. Atau mungkin, kesegaran Mango dari Windows Phone terasa jauh lebih menggoda bagi Anda. Apapun pilihannya, tentukan berdasarkan rasa yang Anda sukai dan apa yang Anda butuhkan🙂

 

references:

http://geekfaktor.wordpress.com/2013/01/15/pertarungan-rasa-apple-ios-5-vs-android-ics-vs-windows-phone-mango/

 

Tentang baguspermadi

i"m just ordinary boy
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s